Kamis, 29 November 2012

Refleksi Beserta Rekaman (26 November 2012)


Nama : Muhamad Galang Isnawan
NIM    : 1270 9251 021
Prodi  : Magister Pendidikan Matematika
Kelas  : A 2012

Ini link rekamannya pak: 
http://www.ziddu.com/download/21004921/Prof.Marsigit26-11-2012.rar.html

Guruku yang Kuat
(Refleksi: 26 November 2012)

Ass. Wr. Wb.
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, dalam kesempatan ini saya akan mengungkapkan rasa syukur saya kepada Allah SWT yang telah mempertemukan saya secara khusus dan teman-teman mahasiswa lain secara umum dengan Bapak Prof. Marsigit sebagai guru filsafat ilmu kami. Banyak hal yang bisa kami petik dari pembelajaran filsafat ilmu Bapak, termasuk ranah tertinggi dari segala ranah ilmu, yaitu spiritual. Bapak selalu mengajarkan kami bahwa hati jauh lebih penting dari segalanya. Hati adalah komandan, hati adalah pemandu, hati adalah segalanya.
Dalam kesempatan ini sungguh saya ingin mengungkapkan kekaguman saya kepada Bapak. Bapak memilki begitu banyak ilmu tentang segala hal, bahkan saya suatu saat bercita-cita menjadi seperti Bapak dan menjadi seorang Profesor. Amin. Selain itu, saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak yang telah bersedia dengan ikhlas mengajarkan kami tentang filsafat. Bapak mengajarkan kami dalam bentuk filsafat yang unik dan menarik. Filsafat pada awalnya bagi saya begitu mengerikan tetapi Bapak mengubah semua pandangan saya tersebut. Bapak mengajarkan kami dalam bentuk filsafat yang imajiner tidak terikat oleh ruang dan waktu. Kapan pun dan dimana pun kami berada, sungguh kami bisa belajar filsafat.
Dalam kesempatan ini pun saya ingin mengatakan bahwa Bapak adalah seseorang yang kuat menurut saya. Bapak menanggung beban tanggung jawab yang besar dalam mengajarkan filsafat. Filsafat memuat segala sesuatu yang ada dan mungkin ada. Filsafat memiliki ruang lingkup yang sangat ekstensif dan intensif. Akan tetapi, Bapak sudah mengajarkan kepada kami seolah-olah filsafat itu sesuatu yang sederhana dalam penyajiannya sehingga kami bisa menerimanya dengan insyaAllah baik.
Ketika Bapak menyajikan tulisan seorang Immanuel Kant dalm pertemuan 26 November 2012 kemarin, sungguh saya sadar betapa beratnya menjadi seorang guru filsafat ilmu. Saya, untuk memahami satu kata dalam tulisan Immanuel Kant saja begitu sulit tetapi Bapak sudah mampu membimbing kami dalam pembelajaran dengan menyajikan pemikiran-pemikiran Immanuel Kant dalam bentuk yang menarik dan secara tersirat, maupun tersurat Bapak sudah memberikan pandangan Immanuel Kant dalam penyajian yang menarik dan seolah-olah sederhana. Saya pun ingin bercita-cita bisa mengajar seperti Bapak. Semoga semua doa saya dapat terwujud. Amin.
Di akhir refleksi ini, sungguh saya ingin mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalam dan seluas-luasnya kepada Bapak dan semoga semua yang Bapak telah ajarkan kepada kami dapat berguna bagi kebaikan kami dan semua orang. Amin Ya Rabbal Alamin.
Was. Wr. Wb.